The Wedding Of

Devi & Erdin

β€œWhat counts in making a happy marriage is not so much how compatible you are, but how you deal with incompatibility. A great marriage is not when the perfect couple comes together. It is when an imperfect couple learns to enjoy their differences.”

Devi & Erdin

Kamis, 28 Mei 2026

Hari
Jam
Menit
Detik
Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah semoga ridho-Mu tercurah mengiringi pernikahan kami:
Devi Dwi Pindiani

Putri dari Bapak Mustari & Ibu Rustinah

M. Erdin Yudhatama

Putra dari Bapak M. Mukhtadin & Ibu Any Ernawati

Akad Nikah

Kamis, 28 Mei 2026

Pukul 08.00 WIB

Kediaman Mempelai Wanita

Jl. Raya Arjowinangun No.22, Rt. 001 Rw. 001, Kel. Arjowinangun, Kec. Kedungkandang, Kota Malang

Resepsi

Kamis, 28 Mei 2026

Bebas

Kediaman Mempelai Wanita

Jl. Raya Arjowinangun No.22, Rt. 001 Rw. 001, Kel. Arjowinangun, Kec. Kedungkandang, Kota Malang

Our Story
Berjumpa
Di sela hiruk-pikuk hari pertama menjadi mahasiswa baru, dia berlari kecil mendekatiku dan bertanya, "Kamu sastra ya?" Aku mengangguk. Dia meminta tolong memasangkan pita kuning di lengannya. Kami bertukar nama, lalu takdir mengizinkan kami menjadi teman sekelas. Kami melangkah bersama menuju lapangan upacara, berdiri bersebelahan di barisan yang sama. Bismillahirohmanirahim, ini awal dari segalanya.πŸ’•
Berkisah
Tak langsung jatuh cinta. Kami hanya sekadar berteman biasa. Nongkrong di selasar gedung D8, titip nge-print peta konsep, dan berbagi cerita bersama. Tidak ada perasaan deg-degan, hanya dua anak sastra yang nyaman dalam kebersamaan yang sederhana. Saat itu, kami hanya sebatas teman kuliah biasa. πŸ’—
Bertaut
Badai datang menghapiri masing-masing dari kami. Tapi, kami saling menguatkan. Dari situlah rasa itu mulai tumbuh dan berakar dalam. Kebimbangan mulai hadir mengiringi. Karena ketika dua sahabat memiliki rasa, yang paling menakutkan bukanlah jatuh cinta, melainkan kehilangan satu sama lain jika semuanya salah. Maka, kami biarkan rasa itu tetap ada, tersembunyi di balik tawa dan pura-pura biasa saja.πŸ’ž
Berlabuh
Kami memutuskan menjalani semuanya seperti biasa, sebagai teman sekaligus pasangan. Lima tahun berlalu begitu cepat, suka dan duka silih berganti menyapa kami. Hingga akhirnya dia melamarku. Dengan tekad, usaha, doa, serta keteguhan hati, kami sampai di titik ini. Bersama, berjuang, dan bersyukur. Kini perjalanan panjang kami berlabuh di pelaminan menuju ibadah terpanjang.πŸ’–

Atas kehadiran dan doa restunya kami ucapkan terimakasih.

Devi & Erdin

Kamis, 28 Mei 2026

Mbathi Percetakan

Accompany your special moments 🀍