Waktu yang Menguji dan Jeda yang Membentuk
Hingga pada akhirnya, waktu membawa perubahan.
Ketika sebuah hubungan harus selesai, justru di situlah ia hadir, bukan sebagai pengganti, tapi sebagai sosok yang setia menemani.
Namun, seperti perjalanan yang belum menemukan arah, kami memilih jalan masing-masing.
Tumbuh di ruang yang berbeda. Ia dengan dunianya, dan aku dengan duniaku.
Tidak ada kabar, tidak ada pertemuan, seolah semesta benar-benar membawa kami menjauh.
Hingga semesta mempertemukan kami kembali pada wisuda sahabat kami di Universitas Diponegoro.
Percakapan yang dimulai tanpa ekspektasi justru terasa begitu akrab. Seolah tidak pernah ada jarak yang memisahkan.
Di antara cerita-cerita yang kami bagi, perlahan hadir kembali rasa yang dulu sempat terlewatkan.
Dan pada 5 Mei 2024, kami memilih untuk kembali berjalan berdampingan, kali ini dengan hati yang lebih tenang dan saling memahami.