Namun seperti banyak cerita lainnya, kami sempat kehilangan arah. Tanpa alasan yang benar-benar jelas, komunikasi perlahan merenggang. Chat semakin jarang, kabar semakin singkat, hingga akhirnya benar-benar lost contact. Waktu berjalan, dan semuanya terasa kembali seperti awal—dua orang yang pernah saling mengenal, lalu kembali menjadi asing. Tapi ternyata, tidak semua yang sempat terputus benar-benar selesai.