Perkenalan
Hari pertama aku masuk bekerja di pabrik sepatu tempatku diterima. Jantungku berdebar-debar campuran antara gugup dan semangat. Aku baru diterima disini dan pekerjaan ini adalah langkah pertamaku menuju masa depan yang lebih baik. Saat berjalan menuju bagian produksi, mataku melihat sekeliling, melihat mesin-mesin yang berputar, suara alat yang berdenting, dan banyak orang yang sibuk bekerja.
Tiba-tiba, pandanganku terhenti pada seorang perempuan yang sedang duduk di meja kerja, dengan cermat menyusun potongan-potongan bahan sepatu. Perempuan itu memiliki wajah yang manis dan imut, kulitnya putih bersih, dan rambutnya tertutup rapi oleh kerudung yang rapi. Cahaya lampu pabrik jatuh lembut di wajahnya, membuatnya tampak begitu tenang dan cantik. Tanpa sadar, langkahku terhenti, dan aku merasa ada sesuatu yang bergetar di dalam hatiku—rasa yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. Sejak saat itulah aku mencoba mendekatinya hingga seiring berjalannya waktu aku dan dia akhirnya memiliki hubungan yg lebih dekat.